Penandatanganan Kontrak sebesar 3 Juta US Dollar untuk Perangkat UAV VTOL Quantum Systems di Pemerintah India- Ratusan Unit Trinity di Langit India

Sajid Mukhtar (MD, API-Roter Group) with Surveyor General Girish Kumar and Florian Seibel (CEO Quantum-Systems GmbH)

Pemerintah India telah menandatangani Kontrak Kerjasama Pengadaan Unmanned Aerial Vehicle berteknologi Vertical Take Off Landing yang berbasis penggunaan energi elektrikal. Pemerintah India juga memberikan penghargaan terhadap produk VTOL Quantum Systems sebagai UAV terbaik dengan standar Survey Grade serta dengan tingkat pemesanan terbesar di tahun 2019 ini. Kontrak awal ini bernilai 3 Juta USD hanya untuk pengadaan UAV VTOL Elektrik Trinity+ yang akan digunakan untuk pemetaan di India.

TRINITY+ UNGGUL DALAM BEAUTY CONTEST

Proses tender berlangsung mulai dari tahun 2018, yakni dengan mengundang 8 (delapan) pabrikan UAV dari beberapa negara dan juga dari dalam India. Melalui proses seleksi yang ketat dengan standar kualifikasi produk yang secara teknis mengedepankan unsur safety dan unsur-unsur standar geospatial yang disusun oleh konsultan maupun dari institusi pemerintah, salah satunya adalah persyaratan dari otoritas penerbangan sipil dan otoritas perhubungan di Pemerintah India.

Dari hasil seleksi teknis, dan juga proses beauty contest secara head to head diantara 8 pabarikan UAV. Perusahaan lokal ANSARI PRECISION INSTRUMENT yang telah bekerjasama dengan QUANTUM SYSTEMS GmBH lah yang memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan oleh Penyelenggara Tender.

Trinity+ dikemas dan diproduksi berdasarkan pada kebutuhan pengguna di India, dan kerjasama antara API ROTER GROUP dan Quantum Systems Gmbh juga mengusung UAV dengan konsep “Made in India” dengan mengintegrasikan beberapa teknologi lokal, sehingga perangkat UAV VTOL Trinity+ memenuhi standar teknis yang ditetapkan sebagai acuan tender, diantaranya :

  1. Dilengkapi Post Processing Kinematic sehingga menghasilkan data akurasi tinggi
  2. UAV dilengkapi dengan perangkat deteksi yang dapat berkomunikasi dengan sistem radar pesawat komersial
  3. Tidak menimbulkan polusi udara dengan tidak menggunakan bahan bakar minyak
  4. Mudah digunakan dan tidak menggunakan aplikasi open source
  5. Kemampuan fabrikasi unit, sparepart dengan kuantitas besar per bulan/ triwulan
  6. Ketersediaan suku cadang yang terjamin dan cepat
  7. Memenuhi seluruh persyaratan Directorate General of Civil Aviation (DGCA)

Penggunaan Trinity+ di India akan digunakan oleh Pemerintah untuk membangun basis data geospatial yang akan terintegrasi dengan seluruh instrumen pemerintahan, termasuk sebagai supply hasil peta dalam BIG DATA maupun survey cadastral.

Disunting dari berita asli :

Iklan