PELATIHAN PENGOPERASIAN PERDANA TRON LIDAR HUTAMA KARYA INFRASTRUKTUR

Pelatihan Penggunaan TRON LIDAR Hutama Karya infrastruktur dilakukan di kantor Quantum Systems GmbH di Gilching – Munich, Jerman. Selain pelatihan, manajemen Hutama Karya Infrastruktur dan tim teknis yang nanti mengoperasikan Tron Lidar dari Divisi Pembangunan Jalan Tol (PBJT) juga melihat langsung pelayanan After Sales Service, Technical Support dan juga beberapa produk lain yang ada di Quantum Systems.

Hutama Karya Infrastruktur adalah pengguna pertama UAV VTOL Fixed Wing dengan sensor Lidar dari Yellowscan, kebanyakan konsultan, operator swasta dan penyedia jasa lidar di Indonesia saat ini masih menggunakan drone multicopter. Dimana penggunaan drone multicopter tentunya tidak dapat diimplementasikan untuk karakter misi Divisi Pembangunan Jalan Tol (PBJT) Hutama Karya Infrastruktur yang mayoritas adalah koridor panjang, berkelok, perbedaan elevasi yang ekstrem, dan kebanyakan berada di area remote.

PROSES PEMILIHAN TEKNOLOGI

Proses pemilihan teknologi UAV oleh Hutama Karya Infrastruktur dilakukan secara komprehensif, mulai dari kajian dari sisi kualitas alat, aspek kemudahan dalam penggunaan sehingga operator lapangan dapat menggunakan tanpa harus ada kerumitan baik dari operasi sampai dengan pemeliharaan, layanan purna jual jangka panjang, pendampingan teknis, jaminan ketersediaan suku cadang, proses pengolahan data lidar, tingkat akurasi data sesuai dengan standar yang dimiliki oleh Hutama Karya, dan pertimbangan keekonomian.

Proses kajian yang memakan waktu hampir 3 bulan ini akhirnya memilih Quantum Systems Tron dengan 2 payload modular, yakni payload RGB menggunakan Sony RX I RII dengan sistem Post Processing Kinematic, dan Sensor Yellowscan Surveyor Ultra dari Yellowscan.

Quantum Systems GmbH menyesuaikan seluruh komponen berdasarkan dari karakter misi yang diserahkan oleh Hutama Karya ke PT Byte Geo Solusi agar UAV yang nantinya akan digunakan di Indonesia, khusus untuk karakter iklim dan kontur Pulau Sumatera. Sehingga untuk edisi ini, Hutama Karya akan menggunakan QS TRON F90i+, dengan performa motor lebih tahan terhadap angin, menunjang silent operation sehingga tidak bising dan tidak menimbulkan banyak getaran untuk menjaga kualitas operasi sensor lidar.

F90i+ dilengkapi dengan full security option untuk Flight Termination, dilengkapi oleh sensor suhu tiap tilt motor sehingga meminimalisir keteledoran pilot dalam mengejar target penyelesaian misi, Pesawat akan kembali ke home atau tidak akan take off jika kondisi motor terlalu panas, sebab inilah yang menyebabkan banyaknya UAV yang jatuh tiba-tiba, karena operator terlalu memaksa UAV bekerja tanpa istirahat. Sensor ini akhirnya bukan hanya dipasang untuk mengamankan Tron dengan Lidar, melainkan untuk semua produk Quantum Systems.

Automatic Terrain Following dilengkapi untuk memudahkan operator melakukan analisis sebelum melakukan penerbangan, dari saat perencanaan, pilot sudah diberikan peringatan akan terjadinya benturan atau potensi kecelakaan dengan memadukan data topographic dari SRTM yang sudah terintegrasi di Qbase.

PELATIHAN PENGGUNAAN TRON LIDAR

Peserta pelatihan serta kunjungan ke Quantum Systems GmbH dihadiri oleh 5 (lima) orang peserta dari Hutama Karya Infrastruktur, diantaranya adalah Martheen R Singal (Senior Manager Pembangunan Hutama Karya), Halim Wiranata (PBJT), Guge Faizal R Bastarie (PBJT), Rully F Santoso (HKI), Muchammad Rifai (HKI) dan Product Manager Quantum Systems PT Byte Geo Solusi, Yovist Taufan.

Pelatihan pengoperasian dimulai dari Safety Briefing, persyaratan pemenuhan peraturan yang berlaku di Indonesia, sertifikasi pilot, pengenalan unit pesawat sampai dengan fitur-fitur yang ada di unit Quantum Systems TRON UAV.

Praktek pengoperasian dilakukan mulai dari instalasi pesawat, instalasi lidar dan instalasi kamera RGB, penyusunan rencana terbang sampai dengan simulasi penyusunan flight plan koridor dan area, kalibrasi pesawat, dan operasi penerbangan otomatis dan manual.

Semua diselesaikan dalam waktu singkat karena dari sisi pengoperasian memang sangat mudah. Fokus utama pelatihan kemudian dilanjutkan ke Data Processing, diantaranya :

  1. Download Log Data dari Unit pesawat
  2. Download RINEX file dari log IMU Yellowscan
  3. Download data hasil akuisisi
  4. Installing Pospac
  5. Installing Yellowscan Cloudstation
  6. Installing software pendukung lainnya
  7. Processing data .sbet dan .las
  8. Sampai dengan penyajian data dan klasifikasi

Seluruh pelatihan dilakukan secara komprehensif, dan peserta dituntut untuk bertanya mengenai proses troubleshooting dan permasalahan teknis dalam data processing, karena memang tujuan utama PT Byte Geo Solusi dan Quantum Systems adalah benar-benar untuk menyiapkan sumber daya manusia atau pilot untuk menguasai seluruh materi sehingga menghilangkan ketergantungan agar tim teknis Hutama Karya memiliki personil handal dalam proses akuisisi data lidar sampai dengan processing.

TRON F90i+ (For Indonesia)

Unit Quantum Systems Tron F90i+ Lidar ini sesuai dengan spesifikasi teknisnya mampu mengambil data lidar secara cepat jika dibandingkan dengan multicopter, untuk saat ini Tron telah diujicoba pada kecepatan 20 m/s dengan ketinggian 150 meter Altitude Take Off (ATO) mendapatkan data 25 point per m2 (ppm), dan masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Hutama Karya.

Unit ini akan dioperasikan setelah menyelesaikan perijinan sesuai dengan Peraturan yang berlaku di Indonesia, dan diestimasikan akan mulai di operasikan oleh Hutama Karya untuk survey koridor ribuan kilometer untuk mendapatkan data awal topography yang menunjang data awal perencanaan pembangunan jalan tol mulai bulan Oktober 2019.

Yovist Taufan (Product Manager QS UAV PT Byte Geo Solusi)

Linkedin : @Yovist Taufan ; Instagram : @quantum_systems_indonesia ; FB: quantum_systems_indonesia ; website : http://www.byte.co.id ; http://www.bytegeosolusi.com

Iklan