Serah Terima Unit Quantum Systems Tron F90+ dengan Yellowscan Surveyor Ultra di Hutama Karya Infrastruktur

Kebutuhan proses akuisisi data dengan metode Direct Georeferencing mulai meningkat, dimana dengan Direct Georeferencing posisi pesawat/ platform yang digunakan untuk membawa sensor pemetaan sudah menggunakan perangkat GNSS dan IMU, berbeda dengan foto udara biasa yang masih menggunakan sistem Aerial Triangulation.



Dengan teknologi ini, pengguna dapat lebih mengefisienkan waktu dalam proses pengambilan data awal untuk penentuan Ground Control Point (GCP), tetap diperlukan namun tidak sebanyak dibandingkan saat proses pengambilan data diambil dengan metode Aerial Triangulation.

Yellowscan sendiri sudah banyak digunakan di Indonesia, namun masih terbatas pemakaiannya hanya diangkut dengan perangkat drone Multicopter. Sehingga cakupan area yang dicover masih terbatas sesuai dengan waktu terbang serta batasan frekuensi. Mengingat biaya investasi yang mahal untuk sensor ini, tentunya penerbangan drone dilakukan secara hati-hati.

Quantum Systems baru memasarkan Tron dengan Lidar setelah memenuhi standar keamanan dan sertifikasi produk untuk dapat menerbangkan Yellowscan Surveyor Ultra, yakni dengan terlebih dahulu melengkapi fitur Terrain Following yang bisa menggunakan data acuan Satellite Radar for Topographic Mission (SRTM) atau data Digital Surface Measurement (DSM) yang dihasilkan dari pemetaan fotogrametri awal sebelum Lidar dioperasikan. Sehingga saat Yellowscan Surveyor Ultra diterbangkan, pesawat bisa secara otomatis mengikuti data surface menggunakan fitur Automatic Terrain Following dengan mode Corridor Mission.

Penggunaan Lidar pada perangkat VTOL Fixed Wing sudah diujicoba oleh Quantum Systems di beberapa studi kasus, diantaranya adalah US Marine Corps, Wilayah pegunungan diatas Sungai Gangga di India, area pertambangan Australia untuk ujicoba di Thiees Contractor melalui Position Partners, di Afrika Selatan melalui QLaser.



Penggabungan 2 teknologi yang mengedepankan simplifikasi (one touch button mechanism) berada di sistem yang digunakan oleh Hutama Karya untuk melakukan pemetaan jalur tol di sepanjang Pulau Sumatera.

TAHAPAN GROUND CHECK

Setelah Serah Terima, tahapan selanjutnya adalah tahapan Ground Check dan pemeriksaan seluruh fungsi pesawat mulai dari fungsi Yellowscan Surveyor Ultra, koneksi, kendali, putaran motor dan fungsi servo. Tahapan ini dilakukan di kantor PT Byte Geo Solusi.

Iklan